13494774_10153698078978857_7886488573067624380_nMenyambut Bulan Ramadan, komunitas pengguna mobil Honda HR-V di Indonesia yakni HR-V Club Indonesia (HCI) menggelar acara Buka Puasa Bersama dengan mengusung tema HR-V Club Indonesia down to earth/merakyat yang dilaksanakan di AXC Summarecon Bekasi, Jawa Barat, Minggu (19/6/2016).

Acara yang bertujuan untuk para member HCI ikut merasakan atau peduli atas apa yang dirasakan orang-orang yang kurang beruntung ini dilakukan dengan mengajak member HCI untuk berpuasa lalu berbuka puasa dengan menu seadanya dan di bawah atap terbuka ini. Selain itu, acara ini menjadi istimewa karena menjadi rekor kopi darat (kopdar) terbanyak untuk HCI sejak berdirinya komunitas ini karena diikuti lebih dari 110 mobil dan 220 member dan keluarga dari HR-V Club Indonesia se-Jabodetabek dan Bandung dan juga perwakilan 10 anak yatim dari Pondok Pesantren Fatahilla.

13428583_10153698010668857_8705254423635546063_nKetua Pelaksana Bukber, Bandi, bahwa konsep yang akan pihaknya tampilkan adalah agar HCI bisa merasakan apa yang orang-orang kurang beruntung rasakan, berpuasa lalu berbuka puasa dengan menu seadanya dan di bawah atap terbuka.

“Kami yakin HCI bisa melakukan, kami yakin HCI mau melakukan, karena HCI sangat peduli dengan sesama. Ini merupakan rekor kopdar terbanyak HR-V Club Indonesia selama berdiri dari Desember 2015,” kata Tatang pada acara Buka Puasa Bersama di AXC Summarecon Bekasi, Jawa Barat, Minggu (19/6/2016).

Acara yang diawali dengan perkenalan pengurus dan member baru ini dikemas menarik dengan diadakannya kegiatan product knowledge seputar mobil Honda HRV dan juga pembagian stater kit untuk member-member baru dan diakhiri dengan kegiatan buka puasa bersama dengan para peserta yang hadir dan juga anak yatim diikuti dengan foto bersama.

“Kami berharap dengan adanya acara ini akan lebih memperluas persaudaraan di antara sesama pemilik HRV se-Indonesia dan tumbuh chapter-chapter baru karena termotivasi dari sebuah silaturahmi, toleransi antarumat beragama, keakraban, kekompakan, solidaritas, kekeluargaan serta kepedulian terhadap sesama tanpa memandang suku, agama, ras, dan antargolongan, sebagai fondasi HR-V Club Indonesia untuk lebih maju ke depannya,” ujar Ketua Umum HR-V Club Indonesia, Tatang D Tjahyanto.

13428467_1193952307302346_5809490941065861423_nHR-V Club Indonesi secara resmi dideklarasikan di Sentul pada tanggal 5 Desember 2015 dan hingga saat ini secara resmi telah memiliki member sebanyak 400 member tersebar dari Aceh sampai dengan Papua serta sudah ada 4 Chapter resmi Jabodetabek, Aceh, Jatim dan Bandung. Member secara keseluruhan yang ada di fan page HR-V Club Indonesia berjumlah 3000 member.

Di usianya yang belum genap setahun, HR-V Club Indonesia (HCI) sangat produktif menyelenggarakan ragam kegiatan. Mulai dari sekedar Kopi Darat antar member sesuai Chapter masing-masing, touring, hingga program kepekaan dan kepedulian sosial. Lebih dari itu HCI juga membuka komunikasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan visi-misinya, selain bekerjasama dengan dealer-dealer juga dengan berbagai organisasi yang ada.

HCI didirikan dengan semangat kekeluargaan dan menjunjung tinggi toleransi serta kepedulian antar sesama member maupun lingkungan sekitarnya. Untuk menjadi member HCI juga cukup mudah namun benefit yang diberikan kepada member sangat besar.

IMG_3519Sejak awal menjadi member HCI, para member akan diberikan seragam HCI, Member Card HCI serta ragam program diskon dari para mitra dan sponsor HCI.  Yang lebih menarik dan tak kalah dengan keanggotaan di Club-club serupa adalag Member Card HCI dapat berfungsi sebagai uang elektronik atau e-Money yang tentu kegunaannya sangat beragam mulai dari untuk akses Tol, belanja, parkir, pengganti uang tunai dan masih banyak lainnya. Tak kalah menarik adalah keanggotaan HCI ini berlaku seumur hidup atau selama mobil HR-V nya masih ada.

“Semangat HCI ini adalah semangat kekeluargaan, makanya di HCI secara bersama-sama kita akan memberikan ragam manfaat sebagai keluarga. Sebut saja Member Card HCI, fungsinya itu yang pertama menandakan sebagai kartu anggota, kemudian juga sebagai pengganti uang tunai serta tanda untuk mendapat diskon di di berbagai tempat khususnya yang berhubungan dengan otomotif yang telah bekerjasama dengan HCI,” ujar Tatang D Tjahyanto selaku Ketua Umum HCI.

Fanpage HCI: https://www.facebook.com/hrvclubindonesia

FIXKNHProfesi public relations (PR) atau Hubungan Masyarakat (Humas) sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat. Hampir di seluruh kegiatan, baik perseorangan, organisasi maupun perusahaan. Peranan PR sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Sebab peran PR harus memiliki hubungan timbal balik dengan stakeholder.
Namun begitu, menjadi seorang PR masih menyimpan banyak tantang, salah satunya adalah bagaimana menyiapkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir tahun ini. Sehingga ketika MEA diterapkan tahun 2016, praktisi PR sudah memiliki kemampuan yang mumpuni dalam menjalankan strategi PR yang “cerdas”.
Ada dua tips yang harus diperhatikan praktisi PR di era globalisasi. Pertama, menjunjung tinggi local wisdom yang menjadi kekuatan pemain lokal. Kedua, memperkuat platform digital guna meningkatkan awareness dan menjadikan paltform tersebut sebagai contact point bagi sasaran khalayaknya.

Tentu komunikasi digital satu arah tidaklah cukup untuk menjalankan program PR. Perlu adanya komunikasi dua arah dengan netizen yang diharapkan terjadi engagement. Jika ini terjalin dengan baik, maka praktisi PR memiliki kemudahan dalam advokasi terhadap program-program lainnya, seperti CSR, Marketing dan lainnya. Bahkan netizen juga dapat sebagai agent word of mouth yang baik di lingkungannya.

Konvensi Humas

Dalam menjawab tantangan tersebut. Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) berkesempatan untuk memaparkan topik-topik terhangat sebagai bekal bagi praktisi PR di Indonesia, yakni melalui Konvensi Nasional Humas (KNH) 2015. Acara tahunan ini akan diadakan pada tanggal 18 – 20 November 2015 di Sari Pan Pacific Hotel, Jakarta.

Pada tahun 2015, KNH mengangkat tema: “The Sustainable Path to Trust and Reputation”. Tema ini sengaja diangkat untuk mendorong praktisi PR dalam menciptakan kesepahaman sebagai pengelola dan pendamai sistem nilai, serta kepercayaan dan ideologi organisasi dengan lingkungannya.

Target itu tercapai jika didukung dengan status PR sebagai interpreter yang mewakili sebuah organisasi dan pencipta social policy, serta menempatkan organizational behavior sebagai panduannya. Selain itu, praktisi PR harus memfokuskan diri pada strategi komunikasi dan pemberi saran pada hal-hal yang signifikan, seperti nilai-nilai dan kultur yang dianut masyarakat.

Kami meyakini bahwa praktisi PR harus selalu menjadi well-informed persons dengan strong sense pada riwayat dan pengetahuan akan kejadian-kejadian yang terkini, sehingga pelaku PR juga mempunyai nalar yang tajam dan berwawasan kosmopolitan. Hasilnya praktisi PR dapat mencerminkan wakil organisai bagi media, pelanggan, community leaders atau government officials.

Di sisi lain, keberadaan PERHUMAS sebagai organisasi praktisi humas di Indonesia, turut mengambil peranan penting pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor komunikasi. Hal ini mengacu pada amanat Munas 2014 bahwa PERHUMAS diharapkan menyiapkan Undang-undang Kehumasan, serta merancang Platform dan Strategi Kehumasan Indonesia segera terwujud. Jika payung hukum tersebut ada maka keberadaan PERHUMAS sebagai pengharapan pelaku PR dapat tumbuh berkembang dan kompetitif di era globalisasi.

Oleh karena itu, melalui ajang KNH 2015 ini, bersama-sama kita akan membedah beragam tantangan praktisi PR, di antaranya adalah Apa Saja Tantangan Praktisi PR? Bagaimana Menyikapi Globalisasi? Bagaimana Karir Praktisi PR tahun 2025? Apa Saja Challenges dan Opportunities Bagi PR?

Selaku panitia penyelenggara KNH 2015, kami berharap peluang dan kesempatan ini dapat diikuti secara baik oleh pelaku kehumasan di Indonesia, baik profesional, organisai maupun pemerintahan. Mari sukseskan KNH 2015..!!

Untuk mendaftar di Konvensi Nasional Humas 2015 I silakan klik: http://www.perhumas.or.id/knh2015/index.php/registrasi/

11222166_845330982254282_1138987129370754684_nBadan Pengurus Pusat Perhimpunan Humas Indonesia (PERHUMAS)  pada rapat pengurus BPP telah memilih Jakarta sebagai tuan rumah Konvensi Nasional Humas Indonesia yang akan dilaksanakan pada 18-20 November 2015 mendatang di Hotel Sari Pan Pacific , Jakarta.

Hal itu dikatakan Ketua Umum BPP PERHUMAS Agung Laksamana dalam siaran pers PERHUMAS di Jakarta , Rabu (14/1).  Menurut Agung,  Konvensi Nasional Humas (KNH) ini akan menjadi ajang penting praktisi Humas Indonesia.  “Jakarta sangat siap menjadi tuan rumah konvensi Humas Indonesia 2015. Ini sesuai dengan amanat Rapim BPP PERHUMAS awal 2015 lalu,” katanya, saat dihubungi.

Konvensi Nasional Humas (KNH) Indonesia 2015  mengambil tema “PR Journey: The Sustainable Path to Trust and Reputation” Jelang Komunitas ASEAN 2015.

Topik ini menjadi aspek penting dalam situasi Bangsa seperti ini. “Negara dan pemerintahan kita saat ini sedang membangun Trust!  baik kedalam maupun keluar agar Reputasi Indonesia bisa dipercaya seluruh pemangku kepentingan bangsa ini” Agung tambahkan lagi, “ begitupun dengan dunia Humas!  membangun Kepercayaan (Trust) dan Reputasi adalah esensi dan fundamental utama praktisi PR Indonesia untuk bisa maju!”

Untuk KNH itu, lanjut Agung, PERHUMAS juga akan melakukan konsolidasi internal termasuk. Seluruh komponen PERHUMAS Muda diseluruh Badan Pengurus Cabang (BPC) agar bisa menjadi calon-calon penerus PERHUMAS kedepannya. “Kami mempunyai 29 BPC diseluruh kota di Indonesia dan edukasi tentang pentingnya Humas juga akan terus kami sosialisasikan dalam KNH 2015 ini,”  katanya.

Dalam Rapim BPP PERHUMAS juga telah menunjuk Ketua KNH 2015, Pamungkas Trihadmoko, Wakil Sekretaris Jendral BPP PERHUMAS sebagai ketua panita KNH.  Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka Konvesi Nasional Humas 2015 ini, termasuk juga Menteri Kominfo, Bapak Rudiantara dan Menteri Pendayagunaan Aparatur negara, Bapak Dr. Yuddy Chrisnandi. Pembicara utama lainnya seperti CEO Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin, Ketua OJK, Muliaman Hadad, Chairman Matahari Mall.com. Dan beberapa Pembicara lainnya yang berasal dari praktisi serta akademisi PR dijadwalkan akan hadir pada acara ini.

Info dan pendaftaran KNH2015 silakan klik: http://www.perhumas.or.id/knh2015/index.php/registrasi/

 Publication_Poster Pertunjukan EH_A Little Fairy Tale Di dunia seni budaya, khususnya dunia teater boneka, ‘t Magisch Theatertje dalam waktu singkat berhasil mendapatkan tempat dan menarik pengunjung dari dalam maupun luar negeri. ‘t Magisch Theatertje memiliki track-record tampil di lebih dari 35 negara di seluruh dunia, di berbagai festival internasional dan pernah meraih berbagai penghargaan. ‘t Magisch Theatertje merupakan pertunjukan yang sangat unik karena repertoirnya dan secara khusus ditujukan untuk seni pertunjukan boneka untuk dewasa. Semua boneka dibuat oleh Charlotte Puijk-Joolen yang dibantu oleh Roel Puijk.

‘t Magisch Theatertje akan tampil di Indonesia tahun 2014 ini, di Erasmus Huis Jakarta, dan di dua venue budaya yaitu Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta pada tanggal 3 September 2014 pkl. 19.30 dan di Saung Angklung Udjo di Bandung pada tanggal 5 September 2014 pkl. 14.30.

Charlotte Puijk Joolen, seorang seniman berdarah asli Belanda, adalah pencetus artistik di ‘t Magisch Theatertje, yang memfokuskan diri di bidang teater boneka. Selain tampil sebagai direktur artistik dan sutradara, Charlotte mendesain, membuat, dan tampil juga di semua pertunjukan. Sejak mendirikan ‘t Magisch Theatertje pada 1996, Charlotte membuat pertunjukan untuk orang dewasa dan anak-anak yang membuatnya berhasil meraih reputasi Internasional. Tahun ini, Charlotte beserta tim ‘t Magisch Theatertje memersiapkan pertunjukkan yang bertajuk A Little Fairy Tale untuk anak-anak usia mulai 4 tahun dan Cantos Animata untuk dewasa. A Little Fairytale adalah sebuah pertunjukan yang skenarionya ditulis dan ditampilkan oleh Charlotte Puijk-Joolen, dengan boneka (marionette), boneka tangan, yang merupakan pertunjukan siluet untuk anak-anak mulai usia 4 tahun. A Fairytale adalah sebuah pertunjukan visual yang membawa anak-anak ke dunia mimpi dan alam bawah sadar. Sebuah kisah seorang anak yang tidak melaksanakan permintaan ibunya sehingga memberi peluang kepada nenek sihir untuk menculik sang ke tengah hutan. Dalam pertunjukkan ini, kisah A Fairytale akan diceritakan dalam bahasa Inggris dengan synopsis yang akan disampaikan dalam bahasa Indonesia.

Cantos Animata pernah digelar di berbagai festival internasional di seluruh dunia dan pernah meriah berbagai penghargaan. ‘Cantos Animata’ adalah sebuah pertunjukan tidak hanya menggunakan gambar dan suara; dengan boneka marionette, topeng dan gerak … cerminan visual dari ‘siklus kehidupan’ sebagai transformasi yang tidak ada habisnya dari unsur-unsur fisik dan spiritual, dimana penonton diajak ke sebuah dunia misteri dan mimpi. Pertunjukan ini tidak menggunakan dialog dan musik menjadi bagian penting pada pertunjukan ini. Kata-kata tidak cukup untuk menceritakan semua. Lewat gambar dan suara, publik didorong untuk membuat pemikiran sendiri, cerita mereka sendiri.

Di samping itu, ‘t Magisch Theatertje tidak hanya ingin mempertunjukkan hasil karya mereka namun juga ingin berbagi dengan masyarakat Indonesia. Konsep berbagi ini disalurkan melalui sebuah acara workshop dengan tempat yang terbatas, dengan agenda berbagi pengalaman dan pelatihan bagaimana proses ‘t Magisch Theatertje disiapkan oleh keluarga Puijk.

Allah SWT meletakkan kesuksesan dan kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat hanyalah pada agama Islam yang sempurna.
Agama Islam yang sempurna adalah agama yang dibawa oleh Rasululloh SAW. Meliputi Iman, Ibadah, Muamalah, Muasyarat dan Ahlaq.
Pada saat ini umat islam tidak ada kekuatan dan kemampuan untuk mengamalkan agama secara sempurna. Para sahabat RA telah sukses dan jaya dalam mengamalkan agama secara sempurna karena mereka memiliki sifat-sifat dasar yang terkandung dalam enam sifat sahabat yang meliputi:
1. Yakin atas kalimah thoyyibah “laa ilaaha illallah muhammadurrasulullah”
2. Sholat khusyu’ dan khudlu’
3. Ilmu ma’adzikir
4. Ikromul Muslimin
5. Tashihun niat
6. Da’wah dan tabligh khuruj fi sabilillah.

1. Yakin atas kalimah thoyyibah “laa ilaaha illallah muhammadurrasulullah“.
Arti : Tidak ada yang berhak disembah selain Allah Swt. Dan Baginda Muhammad Saw. Adalah utusan Allah.
Maksud Laa ilaha illallah
Mengeluarkan keyakinan pada mahluk dari dalam hati dan memasukkan keyakinan hanya kepada Allah Swt. Di dalam hati.
Fadhilah :
1. Barang siapa yang mati sedangkan dia yakin tidak ada yang berhak disembah selain Allah Swt., maka dijamin masuk surga.
2. Barang siapa yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah dan hatinya membenarkan lisannya, maka dipersilahkan masuk surga dari pintu mana yang dia suka.
3. Sekecil-kecil iman dalam hati maka akan Allah berikan surga yang luasnya 10 kali dunia.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya iman yakin.
2. Latihan dengan cara memperbanyak halaqoh-halaqoh / majlis iman yakin (bicara atau dengar).
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat iman dan yakin.
Maksud Muhammadarrasulullah
Meyakini hanya satu-satunya jalan untuk mencapai kejayaan dunia dan akherat hanya dengan cara ikut sunnah Rasulullah Saw.
Fadhilah :
1. Rasulullah Saw. bersabda, Tidak akan masuk neraka seseorang yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah dan Aku (Muhammad) sebagai utusan Allah.
2. Rasulullah Saw. bersabda barang siapa yang berpegang teguh dengan sunnahku dikala rusaknya ummatku maka baginya pahala 100 orang mati syahid.
3. Rasulullah Saw. Bersabda barang siapa menghidupkan sunnahku sungguh dia cinta padaku, dan barangsiapa yang cinta padaku maka akan bersamaku didalam surga.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya menghidupkan sunnah Rasulullah Saw.
2. Latihan , yaitu dengan cara menghidupkan sunnah Rasulullah Saw. Dalam kehidupan kita selama 24 jam.
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan kekuatan untuk menghidupkan sunnah.

2. Sholat khusyu’ dan khudlu’
Arti : Shalat dengan konsentrasi batin dan merendahkan diri dengan mengikut cara yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw.
Maksud Shalat Khusu dan Khudu
Membawa sifat-sifat ketaatan kepada Allah Swt didalam shalat kedalam kehidupan sehari-hari.
Fadhilah :
1. Allah berfirman : Sesungguhnya shalat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.
2. Allah berfirman : Carilah pertolongan Allah dengan sabar dan shalat.
3. Rasulullah Saw. Bersabda : shalat adalah milahnya orang beriman.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya shalat
2. Latihan dengan cara :
a. Memperbaiki dhahirnya shalat.
b. Menghadirkan keagungan Allah
c. Belajar menyelesaikan masalah dengan shalat
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat shalat khusyu dan khudu.

3. Ilmu ma’adzikir
Arti Ilmu : Semua petunjuk yang dating dari Allah Swt melalui Baginda Rasulullah Saw.
Arti Dzikir: Mengingat Allah sebagaimana agungnya Allah.
Maksud Ilmu ma’adzikir
Mengamalkan perintah Allah Swt. Pada setiap saat dan keadaan dengan menghadirkan keagungan Allah didalam hati dan ikut cara Rasulullah Saw.
Fadhilah Ilmu:
1. Apabila Allah menghendaki kebaikan pada seorang hamba, maka akan Allah fahamkan dirinya pada masalah agama.
2. Barangsiapa berjalan mencari ilmu maka akan Allah mudahkan untuknya jalan menuju surga.
3. Barangsiapa mempelajari satu ayat Al Quran maka nilainya adalah lebih baik daripada shalat sunnah 100 rakaat. Barangsiapa mempelajari satu bab dari ilmu maka lebih baik nilainya daripada shalat sunnah 1000 rakaat.
Fadhilah Dzikir:
1. Perumpamaan orang yang berdzikir dengan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang yang hidup dibandingkan dengan orang yang mati.
2. Allah berfirman : Dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tenang.
3. Allah berfirman : Ingatlah pada Ku niscaya Aku akan ingat kepadamu.
Cara mendapatkan ilmu fadhail :
1. Dakwahkan pentingnya ilmu fadhail
2. Latihan dengan cara :
a. Duduk dalam halaqoh fadhail di masjid dan di rumah.
b. Ajak manusia untuk duduk dalam halaqoh fadhail
c. Hadirkan fadhail dalam setiap amalan .
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat ilmu fadhail.
Cara mendapatkan ilmu masail :
1. Dakwahkan pentingnya ilmu masail
2. Latihan dengan cara :
a. Duduk dalam halaqoh masail dengan para alim ulama.
b. Bertanya kepada ulama baik untuk masalah agama maupun dunia.
c. Sering berziarah kepada para alim ulama .
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat ilmu masail.
Cara mendapatkan dzikir :
1. Dakwahkan pentingnya dzikir kepada Allah Swt.
2. Latihan dengan cara :
a. Setiap hari membaca Al Quran (usahakan 1 juz).
b. Membaca tasbihat, shalawat dan istigfar masing-masing 100 X.
Ketika membaca tasbihat maka hadirkan kemahasucian Allah
Ketika membaca shalawat maka ingat jasa-jasa Rasulullah kepada kita.
Ketika membaca istigfar maka hadirkan sifat Maha Pengampunnya Allah.
c. Amalkan doa-doa masnunah (harian) .
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat dzikir.

4. Ikromul Muslimin
Arti : Memuliakan sesame orang islam / muslim.
Maksud ikramul muslimin
Menunaikan hak-hak semua orang islam tanpa meminta hak daripadanya.
Fadhilah :
1. Allah akan menolong seorang hamba selagi dia menolong saudaranya.
2. Barang siapa menutup aib saudaranya yang muslim maka Allah akan menutup aibnya dan barang siapa membuka aib saudaranya yang muslim maka Allah akan membuka aibnya sampai dia akan dipermalukan di rumahnya sendiri.
3. Senyummu didepan saudaramu adalah sedekah.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya ikram
2. Latihan dengan cara :
a. Memberi salam kepada orang yang kita kenal ataupun yang tidak kita kenal.
b. Menyayangi yang muda, menghormati yang tua, memuliakan uloama dan menghormati sesama.
c. Berbaur dengan semua orang yang berbeda-beda wataknya.
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan ahlaq sebagaimana ahlaq Baginda Rasulullah Saw.

5. Tashihun niat
Arti : Membetulkan / meluruskan niat
Maksud tashihun niat
Membersihkan niat pada setiap amalan semata-mata karena Allah Swt.
Fadhilah :
1. Sesungguhnya Allahtidak akan menerima amalan seseorang kecuali dengan ikhlas.
2. Sesungguhnya Allah tidak memandang pada rupamu dan hartamu tetapi Dia akan memandang pada hatimu dan amalanmu.
3. Baginda Rasulullah Saw. Bersabda : Wahai Muadz jagalah keihklasan karena amal yang ikhlas walau sedikit akan mencukupi.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya ikhlas.
2. Latihan dengan cara : setiap beramal periksa niat kita, sebelum beramal, ketika beramal dan setelah beramal, bersihkan niat agar semata-mata hanya karena Allah.
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat ikhlas dalam beramal.

6. Da’wah dan tabligh khuruj fi sabilillah
Arti : Dakwah mengajak, Tabligh menyampaikan dan khuruj fisabilillah adalah keluar di jalan Allah.
Maksud
1. Memperbaiki diri, yaitu bagaimana agar dapat menggunakan harta diri dan waktu sebagaimana yang diperintahkan Allah.
2. Menghidupkan agama secara sempurna pada diri sendiri dan semua manusia diseluruh alam dengan menggunakan harta dan diri sendiri.
Fadhilah :
1. Allah berfirman : dan adakah yang perkataannya lebih baik daripada seseorang yang mengajak manusia kepada Allah.
2. Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk kebaikan dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkan.
3. Sepagi sepetang dijalan Allah lebih baik daripada mendapatkan dunia dan seisinya.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya dakwah dan tabligh.
2. Latihan dengan cara : keluar dijalan Allah minimal 4 bulan seumur hidup, 40 h setiap tahun, 3h setiap bulan dan 2,5 jam setiap hari. Tingkatkan dengan cara bertahap-tahap menjadi 4 bl tiap tahun, 10h tiap bulan dan 8 jam setiap hari.
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat dakwah dan tabligh yaitu dapat menggunakan harta, diri dan waktu untuk kepentingan agama.

Asbanda 2

Seiring dengan kondisi perkembangan perekonomian regional dan global saat ini, industri perbankan nasional, termasuk Bank Pembangunan Daerah, dipandang perlu meningkatkan ketahanan daya saing, diantaranya melalui peningkatan permodalan BPD yang saat ini masih relatif kecil dan peningkatan tata kelola bank yang baik (good corporate governance). Hingga ini kondisi permodalan BPD seluruh Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang tidak ringan. Jumlah permodalan BPD relatif kecil dibandingkan dengan perbankan secara nasional sehingga diharapkan BPD dapat meningkatkan permodalan dengan dukngan penuh dari para stakeholder.

Sehubungan dengan tantangan tersebut, bertempat di Sekretariat Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dilaksanakan Seminar Nasional dengan tajuk “Peluang dan Tantangan Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (BPD-SI) dalam rangka Implementasi Undang-Undang Desa Guna Mendukung Tercapainya BPD Regional Champion” dengan Narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Otoritas Jasa Keuangan. Bertindak sebagai Keynote speaker sekaligus membuka acara Seminar Nasional ini adalah Bapak Gamawan Fauzi, Menteri Dalam Negeri.

Beberapa pembicara dalam Seminar Nasional ini antara lain; Bapak Reydonnizar Moenek, Dirjen Keuangan Daerah, Kemendagri yang akan memaparkan tentang Dukungan Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kinerja BPD untuk lebih berperan sebagai Agen Pembangunan Daerah. Kemudian dilanjutkan oleh Bapak Firman Gana Senapi, Kasubdit Fasilitasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa dengan paparan tentang Peluang dan Tantangan BPD Dalam Rangka Implementasi UU Desa.

Pembicara selanjutnya adalah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diwakili oleh Bapak Heru Kristiana, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan paparan tentang Meningkatkan Daya Saing dan Kelembagaan BPD untuk Mewujudkan BPD Regional Champion. Pembicara terakhir dalam Seminar Nasional Asbanda ini adalah Bapak Eko Budiwiyono, Ketua Umum Asbanda yang juga Dirut Bank DKI yang akan memaparkan Pencapaian BPD Regional Champion menjelang Akhir 2014.

Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia terus berkomitmen untuk tampil sebagai pemimpin di daerahnya masing-masing. Komitmen tersebut semakin kuat sejak dicanangkan BPD Regional Champion (BRC) oleh Bank Indonesia melalui 23 paket kebijakan di bidang moneter dan perbankan pada tanggal 21 Desember 2010 yang lalu, bank-bank pembangunan daerah (BPD) terus-menerus membenahi diri agar dapat lepas dari bayang-bayang perbankan nasional dan menjadi motor bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Umum Asbanda, Bapak Eko Budiwiyono yang juga selaku Direktur Bank DKI menjelaskan bahwa; Ada tiga pilar yang menjadi fokus perhatian BRC, yakni; Pilar Pertama ketahanan kelembagaan yang kuat, BPD berkomitmen untuk meningkatkan permodalan, meningkatkan efisiensi guna mencapai tingkat profitabilitas yang memadai didukung sehingga dapat memberikan kredit denga suku bunga yang kompetitif kepada masyarakat. Sampai dengan Maret 2014 pencapaian untuk Pilar Pertama adalah; 16 BPD telah memiliki modal inti Rp 1 triliun, 25 BPD telah memiliki CAR di atas 15%, 19 BPD telah memiliki BOPO di bawah 75%, 22 BPD telah memiliki ROA di atas 2,5%, dan 2 BPD telah berhasil mencapai NIM kurang dari 5,5%.

Kedua, dalam perannya sebagai agent of regional development, BPD menargetkan porsi yang lebih besar untuk kredit pada sektor-sektor produktif dan meningkatkan fungsi intermediasi, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kerja sama dengan BPR, baik melalui linkage program maupun menjadi APEX bank. Pencapaian untuk Pilar Kedua ini hingga Maret 2014 adalah; 10 BPD berhasil mencapai pertumbuhan kredit minimum 20%, 7 BPD berhasil mencapai proporsi kredit produktif minimum 40%, 22 BPD berhasil mencapai LDR di atas 78%, 4 BPD berhasil mencapai DPK di luar dana Pemda min 70%, dan 10 BPD sudah menjadi APEX BPR.

Pilar ketiga, sebagai bentuk peningkatan kemampuan melayani kebutuhan masyarakat, BPD akan memiliki program standardisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ditunjang perluasan jaringan kantor untuk mendukung terwujudnya sistem keuangan yang inklusif (financial inclusion) dengan meningkatkan akses seluas-luasnya ke masyarakat setempat melalui penciptaan produk dan jasa yang semakin variatif dan unggul. Sebagian besar BPD telah berupaya memperluas jaringan kantor maupun membuka kedai layanan kredit mikro. Sampai dengan Desember 2014 jumlah kantor layanan BPDSI sebanyak 4.833, dengan jumlah ATM sebanyak 3.895 mesin ATM.

Hasil nyata dari keseriusan BPD menuju Regional Champion dapat dilihat dari berbagai aspek kinerja BPD yang terus meningkat. Hal ini dapat dilihat dari berbagai indikator yang berhasil dibukukan oleh BPD seluruh Indonesia. Per Maret 2014, aset BPD telah mencapai Rp 406,84 triliun atau jika disejajarkan dengan bank nasional BPD-SI menempati peringkat ke 4 setelah Bank Mandiri (Rp 640.46 T), Bank BRI (Rp 595.74 T), dan Bank BCA (Rp 492.34 T).

Kemudian Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) BPD-SI hingga Maret 2014 mencapai Rp 315.80 triliun atau juga di peringkat ke-4 setelah Mandiri (Rp 476.34 T), BRI (Rp 470.02 T), dan BCA (Rp 406.85 T). Posisi Kredit BPD-SI hingga Maret 2014 mencapai Rp 259.76 triliun atau juga di peringkat ke-4 setelah BRI (Rp 432.44 T), Mandiri (Rp 415.15 T), dan BCA (Rp 317.27 T). Untuk pertumbuhan Modal Inti BPD-SI, hingga Maret 2014 mencapai Rp 41.39 triliun dan berada di perngkat ke-5 setelah Mandiri (Rp 72.33 T), BRI (Rp 72.91 T), BCA (Rp 61.52 T), dan BNI (Rp 41.39 T). Perolehan Laba BPD-SI hingga Maret 2014 sebesar Rp 2.71 T atau peringkat ke-4 setelah BRI (Rp 5.90 T), Mandiri (Rp 4.50 T), dan BCA (Rp 3.40 T)

“Dengan prestasi dan pertumbuhan kinerja BPD secara nasional maupun lokal saat ini, BPD BPD-SI optimis mampu menjadi garda terdepan pembangunan ekonomi daerah termasuk dalam hal ini untuk mendukung suksesnya implementasi UU Desa serta program Pemerintah lainnya dalam menciptakan lapangan kerja sehingga dapat menigkatkan taraf hidup masyarakat daerah yang secara kolektif akan menurunkan tingkat kemiskinan secara nasional dan meningkatkan kesejahteraaan bangsa,” tegas Ketua Umum Asbanda

Dalam kesempatan yang sama, Reydonnizar Moenek, Dirjen Keuangan Daerah, Kemendagri menjelaskan kepada wartawan, bahwa Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia sebenarnya sudah menjadi Regional Champion, tinggal kami perlu mendorong komitmen dari stakeholder yakni Gubernur, Bupati dan lainnya selaku pemegang saham BPD ini untuk secara serius dan nyata turut menjadikan BPD sebagai Regional Champion, salah satunya dengan pemenuhan permodalan BPD juga pilar selanjutnya dalam BPD Regional Champion ini.

Heru Kristiana, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan bahwa, Kemendagri, OJK dan BPD sangat serius untuk menjadikan BPD sebagai Regional Champion dan Agent of Regional Development, dengan berbagai langkah strategis yang akan di dalami dan aplikasikan secara bersama-sama.

Dikesempatan lain, Tarsih Ekaputra selaku PR Consultant Asbanda saat dihubungi Tribunnews menjelaskan bahwa, melihat pertumbuhan kinerja BPD seluruh Indonesia menempati posisi yang baik di antara Bank Umum dan Bank Nasional seperti Mandiri, BRI, BCA dan BRI, ini merupakan prestasi yang luar biasa.

“Saya yakin seperti yang diyakini oleh Ketua Umum Asbanda Bapak Eko Budiwiyono, Dirjen Keuangan Daerah Bapak Reydonnizar Moenek, dan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bapak Heru Kristiana, BPD akan sukses menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing.

Seiring dengan telah dilaksanakannya sayembara menulis untuk wartawan dari Fuda Cancer Hospital periode 10 Februari – 10 Maret 2014, dewan juri yang terdiri dari Priska Siagian (Penulis Buku Kami Berani Melawan Kanker), Tarsih Ekaputra (kemudian PR Consultant, founder Mistertipr), Tim dari Puzzle Event Solutions dan Tim dari Fuda Cancer Hospital Jakarta telah secara seksama melakukan penilaian dari total naskah yang diikut sertakan dalam kompetisi sebanyak 20 Naskah. Adapun daftar peserta yang mengikuti kompetisi ini adalah:

Daftar Peserta

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dan pada tanggal 5 Mei 2014, dewan Juri telah menghasilkan nama-nama yang menangdalam Fuda Cancer Hospital Gelar Journalist Writing Competitions 2014, adalah sebagai berikut;

penilaian.xlsx

 

 

 

 

Adapun urutan hadiah untuk pemenang adalah sebagai berikut;

  • Juara 1 Rp 10.000.000,-
  • Juara 2 Rp   7.000.000,-
  • Juara 3 Rp   5.000.000,-
  • Kemudian untuk Harapan 1 – 5 masing-masing Rp 1.500.000,-

Kompetisi menulis untuk journalist ini menurut Dr. Liu Zhengping, Director consultant Indonesian Office of Fuda Medical Group Cancer Cryosurgery Center in Indonesia selain untuk mengajak para journalist peduli terhadap kanker juga diharapkan banyak informasi yang dapar diakses oleh khalayak luas terkait dengan penyakit yang dianggap oleh sebagian orang ini sangat mengerikan. Senada dengan Dr. Liu Zhengping, Fanny Surjono representative Fuda Cancer Hospital Indonesia menjelaskan bahwa, dengan digelarnya kompetisi menulis ini, kita akan mendapatkan ragam informasi terkait dengan kanker sehingga selain dapat menginspirasi publik juga mampu memberi edukasi yang baik dan benar.